50 Pertanyaan Sebelum Menikah yang Wajib Dibahas dengan Calon Pasangan
Banyak pasangan menghabiskan berbulan-bulan memikirkan gedung, katering, dan baju, tetapi hanya sebentar membahas kehidupan setelah pesta selesai. Daftar pertanyaan sebelum menikah ini membantu kalian membicarakan hal-hal yang paling sering memicu konflik dalam rumah tangga, sehingga kalian melangkah dengan mata terbuka.
Cara membahasnya
- Pilih suasana santai, bukan saat salah satu sedang lelah atau kesal.
- Jawab dengan jujur, bukan jawaban yang menurutmu ingin didengar pasangan.
- Dengarkan untuk memahami, bukan untuk membantah.
- Bahas bertahap, satu atau dua tema dalam sekali obrolan.
Keuangan
- Berapa penghasilan masing-masing, dan apakah akan terbuka satu sama lain?
- Apakah ada utang, cicilan, atau pinjaman online yang sedang berjalan?
- Rekening digabung, dipisah, atau sebagian digabung?
- Siapa yang mengatur pengeluaran rumah tangga?
- Berapa persen penghasilan yang ditabung atau diinvestasikan?
- Apakah ada tanggungan, misalnya membantu orang tua atau adik? Berapa besarnya?
- Berapa batas pengeluaran yang perlu didiskusikan dulu sebelum membeli?
- Bagaimana pandangan tentang utang untuk rumah, kendaraan, atau pesta pernikahan?
Tempat tinggal
- Setelah menikah tinggal di mana: rumah sendiri, kontrakan, atau bersama orang tua?
- Bila harus memilih, lebih dekat ke keluarga siapa?
- Apakah terbuka untuk pindah kota karena pekerjaan?
- Rencana memiliki rumah sendiri dan kapan?
Anak dan pengasuhan
- Ingin punya anak? Berapa, dan kapan?
- Bagaimana jika ternyata sulit punya anak? Terbuka pada program kehamilan atau adopsi?
- Siapa yang mengasuh anak sehari-hari? Apakah akan memakai pengasuh atau dibantu orang tua?
- Bagaimana gaya mendidik dan mendisiplinkan anak yang kalian sepakati?
- Sekolah seperti apa yang diinginkan untuk anak?
Karier dan pembagian peran
- Apakah keduanya tetap bekerja setelah menikah atau setelah punya anak?
- Bagaimana pembagian pekerjaan rumah: memasak, mencuci, membersihkan, mengurus tagihan?
- Bagaimana jika salah satu mendapat kesempatan karier di kota lain?
- Apa rencana karier masing-masing dalam lima tahun ke depan?
- Bagaimana jika salah satu kehilangan pekerjaan?
Agama dan nilai
- Bagaimana praktik ibadah yang ingin dijalankan bersama di rumah?
- Nilai apa yang paling penting untuk diajarkan kepada anak?
- Bagaimana sikap terhadap perbedaan pandangan keagamaan dalam keluarga besar?
- Bagaimana kalian merayakan hari besar keagamaan dan tradisi keluarga?
Keluarga besar
- Seberapa sering mengunjungi orang tua masing-masing?
- Bagaimana jika orang tua ikut campur dalam keputusan rumah tangga?
- Bagaimana pembagian waktu saat Lebaran atau libur panjang?
- Apakah siap merawat orang tua saat mereka lanjut usia? Di rumah siapa?
- Apakah ada hubungan keluarga yang sedang tidak baik dan perlu diketahui?
Komunikasi dan konflik
- Bagaimana caramu biasanya bereaksi saat marah?
- Butuh waktu sendiri dulu atau ingin langsung membahas masalah?
- Bagaimana cara meminta maaf yang membuatmu merasa dihargai?
- Masalah apa yang boleh diceritakan ke orang tua atau teman, dan mana yang tidak?
- Bagaimana kalian akan mengambil keputusan besar bila berbeda pendapat?
- Apakah terbuka untuk konseling bila suatu saat hubungan sedang sulit?
Kesehatan dan gaya hidup
- Apakah ada kondisi kesehatan fisik atau mental yang perlu diketahui?
- Bersedia melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah?
- Bagaimana kebiasaan merokok, begadang, atau olahraga?
- Bagaimana pembagian waktu untuk hobi dan teman setelah menikah?
- Bagaimana kebiasaan tidur: lampu nyala atau mati, AC atau kipas?
Keintiman, privasi, dan kepercayaan
- Apa harapanmu tentang keintiman dan kedekatan dalam pernikahan?
- Apakah ponsel dan media sosial masing-masing boleh dibuka pasangan?
- Bagaimana batasan berteman dengan lawan jenis setelah menikah?
- Bagaimana sikap terhadap mantan yang masih menghubungi?
Masa depan
- Gambaran hidup kalian sepuluh tahun lagi seperti apa?
- Impian pribadi apa yang ingin tetap dikejar setelah menikah?
- Bagaimana kalian ingin menghabiskan masa tua?
- Apa alasan utama kamu ingin menikah denganku?
Kalau kalian masih di tahap awal, mulai dari pertanyaan untuk kenalan dulu. Bila menjalani proses taaruf, sebagian pertanyaan ini bisa dibahas melalui perantara; lihat panduan taaruf online.
Ringkasnya: bahas keuangan, tempat tinggal, anak, karier, agama, keluarga besar, cara menyelesaikan konflik, kesehatan, dan masa depan sebelum akad. Perbedaan itu wajar; yang penting kalian bisa menemukan jalan tengah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan waktu yang tepat untuk membahas pertanyaan ini?
Setelah hubungan serius dan kalian sama-sama membicarakan pernikahan, idealnya sebelum lamaran atau sebelum persiapan pesta berjalan jauh. Bahas bertahap, tidak harus semuanya dalam satu malam.
Bagaimana jika jawaban kami berbeda?
Perbedaan itu normal. Yang penting adalah apakah kalian bisa mencari jalan tengah dengan tenang. Bila ada perbedaan mendasar yang tidak bisa dikompromikan, lebih baik diketahui sekarang.
Apakah perlu konseling pranikah?
Konseling pranikah, baik dari KUA, lembaga keagamaan, maupun psikolog, bisa sangat membantu membahas hal-hal sensitif dengan pendamping yang netral.
Cari jodoh dengan aman dan seru
Cari Jodoh adalah aplikasi kencan khusus 18+ dengan verifikasi wajah, voice room, panggilan suara 1-on-1, serta fitur report & blokir.
Kenali aplikasi Cari Jodoh